17936_1180818681882_1270635455_30431308_6110716_n

Peranku Bagi Indonesia

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau (Kompas, 2012). Indonesia mempunyai 3 dari 6 pulau terbesar di dunia, yaitu Kalimantan dengan luas 748,168 km², Sumatera 443,066 km² dan Papua 785,753 km² (www.worldatlas.com). Dengan luasnya wilayah … Continue reading

SURAT TERBUKA PP IAKMI BUAT PEMANDU ILC 23 Agustus 2016

Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia bersama seluruh Pengurus Daerah IAKMI dari berbagai propinsi menyatakan keberatan atas proses pemelintiran hasil survey Prof Hasbullah Thabrany tentang jawaban 72% perokok yang akan berhenti merokok bila harga rokok dinaikkan menjadi Rp 50.000, yang ditayangkan ILC TVOne, 23 Agustus 2016.

Kami menilai ILC tidak netral, dilihat dari judul yang provokatif dan indikatif pro rokok: “Negara Paceklik, Perokok Dicekik”. Apabila seluruh proses diskusi di ILC dinilai terlihat sangat kental politisasi isu merokok. Puncaknya adalah di akhir diskusi,  ditutup dengan ulasan peserta kubu industri rokok, sementara Prof Hasbullah ditolak permintaannya untuk membuat closing remark.

Pemandu acara ILC telah bersikap tidak netral, berat sebelah dan sangat tendensius memojokkan akademisi dan warga masyarakat yang ingin memberikan opsi win-win solution: menyelamatkan korban dan calon korban kecanduan sekaligus memberikan opsi ekonomis untuk meningkatkan penerimaan pemerintah dari cukai barang adiktif tanpa harus mematikan petani dan buruh rokok.

ILC 23 Agustus 2016 yang seharusnya sebagai forum bergengsi yang netral dan mencerahkan, telah digunakan secara sepihak untuk pembodohan,  mempertajam perbedaan, bahkan adu domba yang tidak sehat dan tidak mencerdaskan.   Penempatan bahasan pak Gabriel, yang sarat prejudice, too good to be true, tampaknya memang disetting untuk menyebar fitnah “peran asing memusnahkan kreteks”. Kebenaran pernyataannya perlu pembuktian panjang dan obyektif. Kami sangat menyesalkan tindakan pemandu acara dan mengharapkan di masa mendatang tidak terulang upaya-upaya provokatif yang menyudutkan pihak-pihak yang justru bertujuan memuliakan dan meningkatkan harkat bangsa.

Kedepannya: Sudah saatnya masyarakat diberikan penjelasan yang lengkap, jelas, benar, jujur dan mudah dicerna yang akan membangun daya kritis bukan malah memecah belah dengan menciptakan 2 kubu hipotetik yang dipertentangkan antara kesehatan masyarakat dan petani/buruh rokok yang dirugikan.

PP IAKMI

 

Lampiran:

ISYU: Pada harga (pasar) berapa perokok akan berhenti merokok -> Testing the water.

Hasil studi CHEPS: 72% perokok menjawab jika harga rokok per bungkus Rp 50.000 akan berhenti
Polling ILC: Setujukah anda jika  harga rokok Rp50.000? 61% setuju, 39% tidak setuju
Polling Kompas.com 69% setuju, 31% tidak setuju
Kesimpulan 60-70% masyarakat setuju harga (pasar) rokok naik menjadi Rp 50.000

ANALISIS SITUASI

Beda Sudut Pandang Kesehatan dan Industri Rokok yang Mendasar yang menyebabkan polemik: ROKOK PRODUK TIDAK NORMAL versus ROKOK PRODUK NORMAL

Pada harga (pasar) berapa

perokok akan berhenti merokok    

Jawab: Rp. 50.000

72% perokok mengaku akan berhenti merokok
SUDUT PANDANG KESEHATAN SUDUT PANDANG INDUSTRI ROKOK
Rokok mambahayakan – konsumsi diturunkan

Rokok dikenai Cukai untuk mengendalikan konsumsi (pasal 2 UU No 39/2007 tentang Cukai)

Rokok produk normal – bisnis harus jalan terus dan menguntungkan pelaku bisnis

Rp. 50.000 untuk menurunkan konsumsi, BUKAN menyetop konsumsi Rp. 50.000 akan mematikan bisnis rokok
Konsumsi tidak serta merta berhenti sebab:

rokok adiktif, demand inelastic, perokok yg mampu akan tetap merokok, petani tidak akan mati karena 50% kebutuhan daun tembakau masih diimpor

Menyetop konsumsi = membunuh kultur dan mematikan petani
PHK industry rokok sudah terjadi sebelum harga naik Rp. 50.000 (2013:17.000 orang; 2015:20.000 orang) karena mekanisasi industri dan pergeseran selera masyarakat dari SKT ke SKM

Selama 2005-2013: SKT turun dari 35% jadi 26% dan SKM naik dari 57% jadi 66%

Menyetop konsumsi = menyebabkan PHK pekerja industry rokok

 

Lebih dari 90% pangsa pasar dikuasai 5 industri besar,  hampir separohnya milik asing. Pangsa pasar industry kecil < 10% tergilas industry besar

Rp 50.000 tidak akan mengenai industry kecil karena pemerintah punya system cukai berjenjang

PHK terjadi di industry kecil karena dari 700 pabrik rokok, sebagian terbesar industry kecil padat karya
KEBIJAKAN CUKAI FAKTA DI TINGKAT PASAR
Pemerintah menetapkan tingkat Cukai dan HJE sesuai jenis dan jumlah produksi (skala industry besar, menegah, kecil) Harga pasar ditetapkan oleh industry rokok
Ada 12 jenjang (tiers) Cukai  dan HJE         Harga tinggi akan dikenakan pada industry besar Tidak ada single price harga rokok. Ada perbedaan harga pasar sesuai jenis dan skala industry
Pemerintah merencanakan simplifikasi jenjang cukai dari 12 menjadi 2 jenjang Buruh rokok dan perokok miskin tidak terpukul harga tinggi selama harga pasar belum tunggal dan seragam

Continue reading

Kisi-kisi soal UAS SIK, MSDM dan MPK Kesmas 2016

Dear all my beloved students,

Berikut kisi-kisi untuk soal UAS MK SIK, MSDM dan MPK. Semoga bermanfaat ya.

SIK:

  1. Cakupan dan jenis data SP2TP
  2. Data-data yang diperlukan dalam aplikasi SPRS
  3. Fungsi sistem manajemen database
  4. Manfaat manajemen data dan informasi kesehatan satu pintu dalam pelayanan kesehatan

MSDM:

  1. Perencanaan karir organisasional
  2. Metode penilaian kinerja
  3. Jabatan itu sendiri sebagai faktor kompensasi nonfinansial
  4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam manajemen SDM
  5. Informasi yang harus dikumpulkan untuk melakukan audit kepuasan karayawan

MPK:

  1. Tata cara penyelenggaraan rekam medik di pelayanan kesehatan
  2. Indikator-indikator pelayanan rawat inap di rumah sakit
  3. Ciri-ciri manajemen rawat jalan yang baik
  4. Ketentuan fasilitas pelayanan kesehatan di RS
  5. Tujuan dan fungsi manajemen logistik di rumah sakit

Contoh rencana studi LPDP

PROPOSAL KEGIATAN DAN RENCANA STUDI (Mouhamad Bigwanto, SKM) 1.    Motivasi Melanjutkan Studi. Sebagai pembuka, saya akan menjelaskan mengenai riwayat pendidikan. Saya adalah warga Negara Indonesia yang lahir di salah satu kampung di daerah Kabupaten Lebak, tanggal 17 Oktober 1987. Tempat … Continue reading

Sukses Terbesar Dalam Hidupku

Sejatinya indikator kesuksesan setiap manusia berbeda-beda, secara sederhana, kesuksesan tidak harus sebuah prestasi gemilang dengan piala emas atau materi yang berlimpah. Sukses bisa berarti suatu perubahan ke arah lebih baik, meskipun itu hanya hal kecil, seperti sukses bangun pagi bagi … Continue reading